Perbedaan Sekolah Kedinasan Ikatan Dinas dan Sekolah Kedinasan Non Ikatan Dinas

Sekolah Kedinasan Ikatan Dinas

Seperti yang kita tahu, sekolah kedinasan ikatan dinas adalah sekolah yang bernaung dibawah instansi, lembaga atau kementrian dan terdapat perjanjian ikatan dinas setelah lulus. Selama menjalani pendidikan mahasiswa tidak dipungut biaya alias gratis, dan dapat menjadi CASN setelah lulus dari pendidikan yang telah ditempuh.
1. PKN (Politeknik Keuangan Negara ) STAN
2. IPDN (Institut Pemerintah Dalam Negeri)
3. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)
4. STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)
5. STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
6. Poltekip (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan)
7. Poltekim (Politeknik Imigrasi)
8. Sekolah Kedinasan yang dinaungi oleh Kementrian Perhubungan
Sekolah Kedinasan Non Ikatan Dinas

Sekolah kedinasan non ikatan dinas adalah sekolah atau perguruan tinggi kedinasan yang hanya berafiliasi dengan suatu instansi, lembaga, atau kementerian dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi tidak memiliki perjanjian ikatan dinas setelah lulus.
Sehingga ketika lulus nanti hanya mendapatkan ijazah seperti lulusan PTN atau PTS lainnya.
Hal tersebut membuat para peserta didiknya diharuskan untuk membayar uang sekolah selama masa pendidikan berlangsung, namun ada beberapa sekolah kedinasan non ikatan dinas yang membebaskan uang sekolah.
Alumni yang telah menyelesaikan masa studi akan mendapatkan ijazah dan tidak langsung menjadi ASN.
Daftar sekolah kedinasan non ikatan dinas
1. Politeknik Pekerjaan Umum Semarang (Poltek PU Semarang)
2. Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung (Poltekesos Bandung)
3. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)
4. Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia
5. Politeknik STIA LAN (Poltek STIA LAN)
6. Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta 7
. Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo (Poltek KP Sidoarjo)
8. Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang (Poltek KP Karawang)
9. Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (Poltek KP Pangandaran)
10. Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor)
11. Politeknik Energi Mineral Akamigas Cepu (PEM Akamigas Cepu)
12. Politeknik Kimia Analisis AKA Bogor (Poltek AKA Bogor)
13. Politeknik Teknologi Tekstil STT Bandung (Poltek STT Bandung)
14. Politeknik Manajemen Industri STMI Jakarta (Poltek STMI Jakarta)
15. Politeknik Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta (Poltek ATK Yogyakarta
16. Politeknik Pimpinan Perusahaan APP Jakarta (Poltek APP Jakarta)
17. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes)
18. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP Bandung).
dll
Itulah penjelasan mengenai perbedaan sekolah kedinasan ikatan dinas dengan sekolah kedinasan non ikatan dinas. Yuk ikuti terus informasi menarik lainnya bersama smartcpns.id .
Sumber
Artikel terkait
Poltekpin Tak Buka Formasi di Seleksi Sekolah Kedinasan 2025
Sejak tahun lalu, Poltekip (Politeknik Ilmu Pemasyarakaan) dan Poltekim (Politeknik Imigrasi) resmi diintegrasikan menjadi satu lembaga baru bernama Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). Namun meski institusi baru terbentuk, Poltekpin belum membuka formasi umum reguler untuk 2025.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025 Resmi ditutup!
Kini, seluruh tahapan pendaftaran telah berakhir dan tahap seleksi administrasi akan segera dimulai, sebelum lanjut ke tes SKD dan proses seleksi lanjutan yang diatur oleh masing-masing instansi kedinasan.
Seleksi masuk PKN STAN Tidak Pakai Nilai UTBK Lagi!
Mulai tahun 2021 pendaftaran PKN STAN menggunakan nilai UTBK, kini tidak lagi. Yuk simak informasi selengkapnya berikut ini!
